Selasa, Juni 14, 2011

Aku, Mentari dan Pagi

Engkau yang menyeruak di tepian jendela pagiku, merambat pelan di selusur dan pepucuk hijau.

Menepuk pelan angin dan embun, selembut engkau menepuk pelupuk mata ini dengan jingga yang memesona.

Akulah jiwa yang betebaran dalam serakan liar yang terbangun dari mimpi-mimpinya. Akulah mentari dan akulah pagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Do not hestitate to leave any comment here