Selasa, Desember 04, 2012

Di Persimpangan

Getir langkah di persimpangan, di mana insan-insan berlomba meninggi dan merendahkan. Kecut daya melihat, ketika ketelanjangan kemanusiaan menjadi tabu kabarnya.

Bisik-bisik menyeringai menghantui persimpangan, kasak-kusuk berbumbu satir pedas dan dingin menusuk tajam dan berhamburan. Namun tak ada bahana yang menghalau benar ke tengah kesimpang-siuran.

Menatap pelan dan bernapas pelan, anak manusia yang baru tiba di persimpangan. Bertanya, apa sisa kata yang bisa dia ungkapkan?